. Selamat Datang Di Blogspot Media Informasi TPP Kabupaten Padang Pariaman 1305, Terima kasih Atas Kunjungannya.

Jumat, 31 Oktober 2025

FILOSOFI PENDAMPINGAN DESA: Dengan diagnosa yang tepat dan ada pendampingan yang tepat adalah solusi

 

Sabtu, 01 November 2025

FILOSOFI PENDAMPINGAN DESA: Dengan diagnosa yang tepat dan ada pendampingan yang tepat adalah solusi

DARI BEJING Staf Ahli Menteri Desa PDT  Hubungan Antar Lembaga Sugito, S.Sos., MH di sela kesibukan lawatan mengantarkan para Kepala Desa yang mendapat kesempatan mengunjungi Negeri Tirai Bambu mengirimkan resep tentang Pendampingan Desa bagi kita Pendamping Desa. Salam dari Beijing 1/11/2025

Disampaikan bahwa Filosofi Pendampingan Desa ibarat menyembuhkan suatu penyakit yang diderita manusia. " Dengan diagnosa yang tepat, pemberian obat yang tepat kemudian ada pendampingan  atau konseling dan yang terpenting yang utama ada kemauan untuk sembuh tidak mustahil dapat menyelesaikan masalah"

 


Maping masalah atau yang telah dikenal  TPP identifikasi kebutuhan masyarakat  yang dilanjutkan dengan Musyawarah Dusun merupakan tahapan RKPDesa. 

  • Mengidentifikasi Masalah dan Potensi: Masyarakat mengutarakan permasalahan yang dihadapi di wilayah mereka (misalnya, infrastruktur rusak, kurangnya akses air bersih, atau masalah ekonomi) serta potensi desa yang bisa dikembangkan.
  • Menggali Aspirasi dan Gagasan: Mengumpulkan ide, saran, dan usulan kegiatan konkret dari warga tentang apa yang perlu diprioritaskan.
  • Membangun Konsensus: Mencapai kesepakatan awal mengenai kebutuhan mana yang paling mendesak dan harus masuk dalam rencana tahunan desa.
Mekanisme Pelaksanaan
Proses ini umumnya difasilitasi oleh Kepala Dusun, anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) di wilayah tersebut, atau tokoh masyarakat setempat.
  1. Persiapan: Pemerintah desa menginformasikan jadwal dan tujuan pertemuan kepada warga.
  2. Pelaksanaan Musdus/Pertemuan: Warga dari berbagai elemen (tokoh adat, tokoh agama, perempuan, pemuda, kelompok tani, dll.) berkumpul.
  3. Diskusi Terbuka: Warga secara aktif menyampaikan usulan dan permasalahan.
  4. Pencatatan Usulan: Tim pencatat mendokumentasikan semua usulan secara rinci, termasuk perkiraan kebutuhan anggaran dan lokasi.
Hasil dari musyawarah dusun ini berupa Daftar Usulan RKPDesa (DU RKPDesa) yang telah diprioritaskan di tingkat dusun.
Daftar usulan ini kemudian dibawa ke tingkat desa untuk dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Di forum Musrenbangdes, usulan dari seluruh dusun akan diselaraskan, disesuaikan dengan pagu anggaran desa, dan ditetapkan menjadi RKPDesa yang final. 
Di sisni Peran Pendamping Desa sangat strategis, tidak sekedar sebagai pengungkit ide dan gagasan yang sesuai dengan kebutuhan namun harus mampu membangkitkan percaya diri dan kemauan kuat dari masyarakat desa untuk berkemampuan menciptakan solusi yang tepat cepat cermat dan hebat. bagi kemakmuran dan kesejahteraan warga desa 1/11/2025
Oleh: Bidang Informasi dan Media TPP Pusat

Selasa, 28 Oktober 2025

PRAKTIK BAIK PEMANFAATAN DANA DESA

 

    Dalam Rembuk Stunting Desa/Nagari Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman tahun sebelumnya PMT Stunting masih tetap dianggarkan karena masih ada data anak yang stunting dan anak baduta kurang gizi sesuai data yang dikeluarkan pihak puskesmas. Yang mana Nagari pada tahun 2025 akan menganggarkan Dana Desa sebanyak Rp. 33.695.000, Untuk kegiatan pelatihan Kader/Masyarakat. Didalam pertemuan rembuk stunting/rapat Tim RDS pada tahun anggaran 2024 disepakati dalam pemberian PMT tidak lagi berupa makanan yang sudah siap saji seperti roti biskuit, tapi makanan yang dimasak langsung oleh kader sesuai rekomendasi ahli gizi dan diberikan/dimakan anak saat kegiatan posyandu bulanan. 
Kami sebagai TPP mendampingi Tim RDS dalam pertemuan atau rapat TIM RDS yang mana disepakati pembagian tim memasak serta kesepakatan jadwal pemberian. Anggaran tersebut digunakan untuk pembelian bahan memasak setiap kegiatan akan dilaksanakan sesuai jumlah porsi yang akan diberikan. Kegiatan memasak ini melibatkan 5 orang kader/masyarakt per korong yang dalam satu  
kali jadwal kegiatan memasak dilaksanakan melibatkan 10-15 orang orang yang memasak sehingga di erkiakan Kader/Masyarakat yang akan terlibat sebayak 90 Orang.
    TPP memberikan masukan dan gagasan dalam pemberian makan tambahan anak Baduta satu kali dalam sebulan (satu kali dimasak, makan langsung) yaitu dengan PMT yang dimasakan (siap makan) sesuai rekomendasi bagian gizi puskesmas dan langsung dimakan dilokasi kegiatan posyandu yang dikontrol Tim RDS. Ide ini muncul merupakan hasil evaluasi kegiatan tahun sebelumnya yaitu pemberian PMT berupa bahan baku. Sekalian kegiatan ini mengintegrasikan kegiatan PKK, Tim RDS dan Kader dalam upaya penurunan angka stunting dan gizi anak baduta di Nagari Kuranji Hulu dan meningkatkan keterampilan Kader yandu dalam pengolahan makanan PMT. Disamping itu kami sebagai TPP berperan aktif dalam pendampingan baik diperencanaan kegiatan, kegiatan proses memasak dan proses pemberian PMT.

    Yang melatar belakangi kegiatan pelatihan pembuatan PMT yang dimasakan langsung oleh kader, karena hasil evaluasi RDS dan KPM di lapangan pada kegiatan posyandu PMT tahun sebelumnya dengan PMT yang diberikan berupa bahan makanan yang sudah siap sajo seperti roti biskuit, sehingga dengan PMT yang diberikan tidak dampak dan bermanfaat untuk anak yang di dilihat dari berat badan, sebab ada indikasi orang tua kurang terampil dalam pengolahan makanan, dan PMT berupa bahan baku dimakan bersama di keluarga (kurang maksimal sasaran PMT nya). Disamping itu kegiatan di integrasikan dengan PKK, Tim RDS dan Kader ini dapat meningkatkan keterampilan terutama kaum ibu atau perempuan dalam memasak sesuai rekomendasi bagian gizi puskesmas yaitu makanan yang bergizi dan sehat serta bervariasi.
    Kegiatan Pelatihan ini akan di mulai tanggal 21 s/d 25 Juni 2025. Sehingga Dampak dari kegiatan ini bisa Meningkatkan pemberian gizi PMT kepada anak Baduta didesa, serta peningkatan keterampilan kader/masyarakat perempuan desa yang terlibat. Adapun Hasil kegiatan ini Sebayak 90 Orang Kader/Masyarakat sudah bisa dan mampu mengolah bahan baku menjadi PMT yang bergizi yang bisa disajikan dan diberikan kepada anak baduta pada kegiatan posyandu. 
Untuk kedepan pengembangan kegiatan ini bisa berlanjut sehingga Pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan, Memperluas keterlibatan perempuan dalam kegiatan ini dimanfaatkan.


KINERJA BERDAMPAK MENGANTARKAN MENTERI DESA MERAIH POSISI KE TIGA MENTERI TERBAIK KABINET MERAH PUTIH

 

KINERJA BERDAMPAK MENGANTARKAN MENTERI DESA MERAIH POSISI KE TIGA MENTERI TERBAIK KABINET MERAH PUTIH

KINERJA YANG MEMBERI DAMPAK BAIK terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia secara nyata mengantarkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia H. Yandri Susanto, SPt, MPd, di posisi ke tiga  terbaik di jajaran Menteri Kabinet  Presiden Prabowo Subianto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di usia pemerintahan satu tahun. Survei dilakukan oleh Lembaga Riset Prolog (Public Research on Govermance) Survei dilaksanakan 7 hingga 14 Oktober 2025 dengan melibatkan 1600 responden di 38 provinsi.  Demikian disampaikan oleh Direktur Prolog Arifuddin Hamid seperti yang dilansir di Detik News 24 Oktober 2025
Pak Yandri Menteri Desa di saat menjabat Wakil Ketua MPR RI 9/10/23 pernah mendapat Penghargaan Dharma Pertahanan Utama dari Menteri Pertahanan (Presiden Prabowo Subianto saat menjadi Menhan) atas dedikasinya dalam menanamkan nilai-nilai luhur bangsa kepada masyarakat. Jiwa pengabdian dan nasionalisme sedari awal telah mengakar pada sosok Menteri Desa PDT.


Legitimasi pemerintahan terbentuk dari hasil yang dapat dirasakan masyarakat. Publik menghargai kebijakan yang berdampak langsung dan dijalankan dengan tata kelola yang transparan.  
 
Kebijakan 12 Rencana Aksi Kementerian Desa PDT 2025, Penurunan Stunting, Program Ketahanan Pangan dan hadirnya Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di desa-desa seluruh wilayah Republik Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, Miangas sampai Pulau Rote yang pembentukannya tidak terlepas dari dampingan yang intens  para Pendamping Desa merupakan peran nyata dari kepemimpinan Pak Yandri di Kementerian Desa PDT Republik Indonesia.

Riset survei terbaru yang mengantarkan Menteri Desa PDT ke posisi 3 (tiga) teratas bukanlah survei yang pertama diadakan, berbagai lembaga riset dan survei  nasional telah banyak yang merilis kinerja dengan hasil baik dari Menteri yang  tanpa lelah berkunjung ke desa-desa pelosok Indonesia untuk memastikan dampak keberhasilan dari kebijakan pemerintah. Bahkan menginap di rumah penduduk desa dilakukan oleh Pak Yandri Menteri Desa.
 
Kedekatan Menteri Desa dengan Pendamping Desa di setiap tugas kunjungan menjadikan semangat para Pendamping Desa yang merupakan organ garda depan Kementerian Desa PDT dalam mendampingi proses perencanaan dan pembangunan desa desa di Indonesia. Apresiasi masyarakat yang menempatkan Menteri Desa PDT ke posisi ke tiga  menjadi berita penyemangat dan membanggakan bagi seluruh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang menyebar di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia. 25/10/2025 

 Oleh: Bidang Informasi dan Media TPP Pusat

Kegiatan Penyaluran BLT DD Triwulan I Tahun 2026

  Kabupaten Padang Pariaman terdiri dari 17 Kecamatan,  103 Nagari yang mana salah satu Nagari yaitu  Pemerintah Nagari Sungai Sirah Kuranji...